![]() |
Waktu 'tlah terlalu lama mengenal kita
Entah apa yang ditunggunya
Cerita 'tlah terlalu banyak terungkap
Entah apakah akan ada akhirnya
Dua insan tak saling menatap
Hanya saling menitipkan kata
Hembus helaan napas terbuang
Bayang tatap mengiringi langkahnya
Satu dari enam ratus mentari
Harap tatap tak kunjung terselami
Satu pintu memilih 'tuk mengunci
Sampai Tuhan mengamini
Bayangkanlah
Lalu takdir takkan menggenggam
Biarkanlah
Lalu takdir 'kan ada di sampingnya
Detik itu pun datang
Dering itu menghadang
Membawaku kembali meradang
'Tuk menjemput satu pandang
Singkat
Sapa, senyum, canda
Tanya
Engkau, rasa, sama
Kerumunan tanya itu
Sejenak lepas 'tuk hampiri lagi
Kasih peduli itu
Memilih terasa menyakiti
-ARS-

